Berita

Gelar Sosialisasi Bahaya Kelistrikan, PLN UP3 Pasuruan Sasar Anak di Tingkat Sekolah Dasar

Reporter: Angga Ardiansyah

Ramapati Pasuruan– Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan kelistrikan, PLN UP3 Pasuruan mengadakan sosialisasi bertema Bahaya Ketenagalistrikan, Dasar-Dasar Kelistrikan, dan Fungsinya dalam Kehidupan Sehari-Hari di SDN Dermo 1 Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (05/12/2024)

Kegiatan ini melibatkan 180 siswa kelas 4 hingga kelas 6 serta didukung penuh oleh para tenaga pengajar dan pihak sekolah.

Salah satu petugas PLN memberikan sosialisasi bahaya kelistrikan di hadapan siswa-siswi sekolah dasar. (foto: dok. radar for ramapati)

Acara ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari PLN, di antaranya Manager PLN ULP Bangil, Rolly Dwi N, Team Leader K3 UP3 Pasuruan Andika Gabelly, Team Leader K3 ULP Bangil Husni Armadani, serta Team Leader Pelayanan Pelanggan ULP Bangil Irma Maulidia. Pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah SDN Dermo 1, Dewi Hidayah, S.Pd, turut mendampingi jalannya sosialisasi.

Dalam sambutannya, Rolly Dwi N menekankan pentingnya memberikan pemahaman tentang kelistrikan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat lebih bijak dalam menggunakan listrik serta lebih sadar terhadap potensi bahaya kelistrikan. Dengan begitu, mereka tidak hanya menggunakan listrik secara aman tetapi juga dapat mengedukasi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Selain itu, Rolly juga menyoroti pentingnya generasi muda memahami bagaimana listrik mendukung kehidupan sehari-hari.

“Listrik bukan hanya sumber energi untuk penerangan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam teknologi dan pendidikan. Dengan pengenalan ini, anak-anak diharapkan memiliki pemahaman mendasar yang bisa bermanfaat di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Dermo 1, Dewi Hidayah, S.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif dari PLN UP3 Pasuruan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas kegiatan yang edukatif ini. Dengan adanya sosialisasi ini, para siswa kami mendapatkan ilmu baru yang tidak hanya penting untuk kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menyelamatkan mereka dari risiko bahaya kelistrikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” harap Dewi.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam ini mencakup pemaparan teori dasar kelistrikan, demonstrasi tentang bahaya kelistrikan, serta diskusi interaktif antara tim PLN dan siswa. Tidak hanya itu, para siswa juga diajak untuk mempraktikkan cara-cara aman dalam menggunakan peralatan listrik di rumah.

Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Listrik Sejak Dini Andika Gabelly, selaku Team Leader K3 UP3 Pasuruan, menyampaikan bahwa pemahaman keselamatan kelistrikan di kalangan anak-anak sangatlah krusial.

“Kebanyakan kecelakaan yang melibatkan listrik terjadi karena ketidaktahuan. Dengan mengenalkan hal ini sejak dini, kita dapat meminimalkan risiko tersebut,” jelas Andika.

Antusiasme siswa SDN Dermo 1 terlihat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung. Salah satu siswa, Dika, menanyakan cara menangani kabel listrik yang putus. Pertanyaan ini dijawab dengan sabar oleh tim PLN, yang memberikan langkah-langkah aman, termasuk segera melapor ke petugas PLN jika menemukan situasi tersebut.

Acara ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan kelistrikan. Dengan semangat kolaborasi antara PLN dan pihak sekolah, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang lebih bijak, peduli, dan bertanggung jawab dalam penggunaan energi listrik.

Back to top button