R- Pods Pojok UMKM Diskominfotik Kota Pasuruan Raih 3 Terbaik dalam Ajang Reka Karsa Cipta 2024

Reporter: Angga Ardiansyah
Ramapati Pasuruan — Salah satu ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kota Pasuruan berupa Penganugerahan Inovasi Kota Pasuruan Reka Karsa Cipta (RKC).
Event ini digelar untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi Perangkat Daerah dan Masyarakat yang memiliki inisiatif dan mengimplementasikan inovasi dalam kegiatannya sehari-hari demi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memotivasi semangat berinovasi dalam upaya mendorong peningkatan pelayanan publik, peningkatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan daya saing daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun tujuan penyelenggaraan kegiatan ini salah satunya untuk
Mengidentifikasi dan merekapitulasi data inovasi yang dilaksanakan oleh masyarakat, Instansi Pemerintah Daerah di Kota Pasuruan sekaligus
Menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pembelajaran dalam rangka pengembangan jaringan inovasi di Kota Pasuruan.
Event inovasi ini sudah melalui tahap sosialisasi yang dilakukan sejak awal Oktober. Lembaga pendidikan, universitas, perangkat daerah hingga komunitas diundang bergantian untuk mendapat sosialisasi.
Antusiasme masyarakat rupanya tinggi. Panitia mencatat, sedikitnya 130 peserta dari dua kategori, ikut serta.
Dari ratusan peserta ini, dewan juri memang harus mengerucutkan menjadi 20 nominator. Setiap nominator ini mendapatkan kunjung lapangan dari tim juri untuk memutuskan yang terbaik di masing masing kategori.
Salah satu yang masuk nominator 20 terbaik kategori instansi Pemerintah Daerah dan akhirnya dinobatkan menjadi 3 terbaik yaitu Pojok UMKM (R-Pods Pojok UMKM) dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan.
Menurut Abdul Halim salah satu perwakilan dari Ramapati yang juga mempresentasikan R- Pods Pojok UMKM di hadapan dewan juri mengatakan awal ide pojok UMKM diawali sejak 20 Juni 2023 dan langsung di uji coba dan diterapkan pada 21 Agustus 2023.
Menurutnya Tujuan R-pods Pojok UMKM itu untuk mempromosikan dan membranding secara gratis produk-produk UMKM dengan jangkauan yang lebih luas.
“Menggali kisah inspiratif, strategi sukses, tantangan hingga tips dalam membangun dan mengembangkan UMKM”, ujarnya, Jum’at (06/12/2024).
Halim panggilan akrabnya mencontohkan hasil omset sebelum dan sesudah podcast.
“Secara keseluruhan, podcast Pojok UMKM berhasil memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dalam hal penjualan”, ungkapnya.
Dari hasil survey ke beberapa UMKM yang dilakukan survey langsung ke owner UMKM diantaranya;
- Lele Sultan Ibu Asmawati Produksi sebelum Podcast 150 kg (4.200.000) Produksi Sesudah Podcast 420 kg (8.960.000)
- Rengginang Amylasila Ibu Amee sebelum Podcast 100 kg (4.500.000) Produksi Sesudah Podcast 300 kg (13.500.000)
- Ngupang Crispy Bapak Sidiq Produksi 35 kg (3.500.000) Produksi Sesudah Podcast 100 kg (11.000.000)
- Jelak Joyo Food Ibu Sofi Produksi sebelum Podcast 100 kg (10.000.000) Produksi Sesudah Podcast 200 kg (20.000.000)
“Dengan menyediakan promosi gratis ini menunjukkan bahwa Pojok UMKM memang bermanfaat dan dibutuhkan. Dengan pengembangan format dan kolaborasi lebih lanjut, Pojok UMKM berpotensi menjadi sumber promosi, edukasi dan motivasi bagi pelaku UMKM di Kota Pasuruan”, jelasnya.
Sementara itu Kadis Kominfotik Imam Subekti sebagai inovator pada Pojok UMKM menyampaikan sejalan apa yg di sampaikan Plt. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) mengungkapkan bahwa inovasi itu bukan sekedar hal yang baru tetapiharus lebih mengedepankan kebermanfaatan positif bagi masyarakat.
“Inovasi itu bukan sekedar hal yang baru , tetapi lebih mengedepankan kebermanfaatan , dampak yang positif untuk masyarakat”, katanya.
Imam juga menegaskan, ini menjadi momen bersejarah bagi Ramapati Kota Pasuruan dengan mendapat penghargaan bergengsi sebagai inovator Reka Karsa Cipta 2024
Pojok UMKM ini juga sejalan dengan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja yang mengatur penguatan ekosistem e-commerce serta peranan pemerintah untuk terus mendorong upaya Digitalisasi UMKM sebagai bentuk realisasi Pemulihan ekonomi Nasional dan Transformasi Digital.
“Saya berharap UMKM terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi di tengah perkembangan ekonomi digital sehingga UMKM memiliki daya saing tinggi ,dapat naik kelas serta menjangkau pasar international”, pungkasnya.