Wali Kota Pasuruan Ikuti Rakor Hasil SPI 2024 Secara Virtual, Kota Pasuruan Raih Hasil 74,28

Reporter: Alfino
Ramapati Pasuruan — Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) menghadiri secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rapat Koordinasi (Rakor) Peluncuran Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 di MCC Gradika, Rabu (22/01/2025).
Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.

Peserta survei berasal dari 641 instansi yang tersebar di seluruh Indonesia serta 2 BUMN. Tercatat ada kurang lebih 843.017 responden yang mengisi kuesioner SPI, 601.453 di antaranya diolah menjadi indeks SPI.
Hasil SPI dirumuskan dalam bentuk Indeks Integritas nasional, yang memberikan gambaran umum tingkat integritas di seluruh Indonesia. Indeks Integritas Nasional tahun ini naik 0,56 poin dari tahun sebelumnya. Meski demikian, capaian angka itu masih belum mampu mendongkrak integritas nasional dari kategori rentan.
“Silahkan dievaluasi hasil SPI bagian masing-masing, karena saya yakin proses SPI ini sudah dilakukan secara profesional. Kami membuka seluas-luasnya untuk melakukan koordinasi. Kami akan memberikan arah jalan sebaik mungkin, dengan harapan bahwa kondisi yang rentan bisa menjadi waspada, dan yang waspada dapat menjadi terjaga,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Setyo Budiyanto berharap dari hasil SPI 2024 dapat bermanfaat tidak hanya bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam memitigasi risiko korupsi, tetapi juga untuk memulai dan mendorong partisipasi publik secara langsung dalam pencegahan korupsi.
Sementara itu dari hasil survei, Kota Pasuruan mencatatkan nilai SPI sebesar 74,28, masuk dalam kategori waspada. Hasil ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Pasuruan untuk meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas pelayanan publik.
Wali Kota Pasuruan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Peluncuran Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 ini bersama perwakilan dari perangkat daerah terkait.