Pemkot Pasuruan Terjunkan Tim Damkar Bersihkan Lumpur Licin Pasca Banjir

Reporter: Angga Ardiansyah
Ramapati Pasuruan — Pasca meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Petung Kelurahan Blandongan Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, Pemkot Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan personel Damkar untuk melakukan pembersihan tumpukan sampah dan menyemprot jalan raya karena lumpur licin sisa banjir, Selasa (28/01/2025)malam.
Penyemprotan dan pembersihan jalan nasional Buk Wedi pasca banjir semalam yang membawa sampah dan tumpukan pasir (lumpur) yang membuat jalan raya Buk Wedi Kelurahan Blandongan licin, BPBD juga di bantu personel dari PUPR dan Relawan PB.

Dari rilis yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Pasuruan personel dilapangan yang diterjunkan selalu siaga dan memantau ke 3 sungai besar di wilayah Kota Pasuruan, diantaranya sungai Welang, Gembong dan Petung mulai Pukul 20.30 WIB.
Mengerahkan Personil BPBD, PUSDALOPS PB, untuk assement di titik-titik rawan bencana untuk mendapatkan informasi tentang kondisi lapangan dan kebutuhan warga masyarakat yang mendesak segera dipenuhi.
BPBD Kota Pasuruan mengerahkan Mobil Rescue 2 unit, mengerahkan Motor Trail 2 unit, mengerahkan Mobil Pemadam Kebakaran 2 unit dan 1 unit Watter Supply untuk membersihkan sisa lumpur pasca banjir sungai Petung.
Selain itu juga melakukan pembersihan tumpukan sampah di jembatan nasional bokwedi bersama PUPR, BPBD dan Relawan PB dan terus berkoordinasi dengan TNI, POLRI, PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, BPBD Prov. Jatim, PLN, Pol-PP, DPU SDA Jatim, Camat, Lurah, Relawan PB & RT/RW serta tokoh masyarakat setempat.
Memberikan pertolongan dan penyelamatan warga yang terdampak banjir dari DAS Welang.
Sebagaimana kita ketahui, Kota Pasuruan beberapa hari terakhir ini secara beruntun dilanda banjir akibat
curah hujan dengan intensitas tinggi diatas 4 jam di daerah hulu Sungai Welang, Gembong, dan Petung.
Selain itu curah hujan dengan intensitas tinggi di atas 2 jam di seluruh wilayah Kota Pasuruan dan adanya pendangkalan dan penyempitan lebar sungai.
Akibat meluapnya ke 3 sungai tersebut beberapa wilayah mengalami banjir dengan ketinggian mencapai 50 Cm sampai 70 Cm.
Di Kecamatan Gadingrejo wilayah terdampak ada di Kelurahan Karangketug diantaranya;
- Dusun Rujak Gadung RT 1/ RW 1 (95 KK/ 340 Jiwa) dengan genangan tertinggi ± 50 – 70 cm.
- Dusun Karangasem RT 2,3,4,5,6,&7/ RW 1 (442 KK/ 1.117 Jiwa) dengan genangan ± 30-80 cm.
- Dusun Karangasem RT 1,2,3,&4/ RW 6 (425 KK/ 1.275 Jiwa) dengan genangan ± 30-80 cm.
Jumlah Total 962 KK dan 2.732 Jiwa
Kelurahan Randusari;
- RT 2/ RW 5 (21 KK/ 66 Jiwa) dengan genangan tertinggi ± 10 – 30 cm.
- RT 3/ RW 2 (44 KK/ 137 Jiwa) dengan genangan tertinggi ± 30 – 50 cm.
Jumlah Total 65 KK dan 195 Jiwa
- RT 3/ RW 2 (44 KK/ 137 Jiwa) dengan genangan tertinggi ± 30 – 50 cm.
Sementara itu di wilayah Kecamatan Panggungrejo daerah terdampak ada di Kelurahan Petamanan
- Petamanan Gg VII RT 03 RW 2(1 KK / 5 Jiwa) Dengan genangan Tertinggi ± 10 – 30 cm ( Surut ).
Kelurahan Kandangsapi
- Dusun Jagalan Gg VIII RT 08 RW 2 (16 KK/ 56 Jiwa) dengan genangan tertinggi ± 30 cm ( Surut ).
- Dusun Jagalan Gg IV RT 08 RW 2 dengan genangan Tertinggi ± 20 cm ( Surut ).
Jumlah Total 16 KK dan 50 Jiwa
Kelurahan Kebonsari
- Dusun Pledokan RT 01 RW 12 (58 KK/ 180 Jiwa) gengan genangan tertinggi ± 40 cm (Surut).
- Dusun Pledokan RT 02 RW 12 (60 KK/ 195 jiwa) dengan genangan tertinggi ± 30 cm (Surut).
Jumlah Total 118 KK dan 354 Jiwa
Untuk wilayah di Kecamatan Bugul Kidul daerah terdampak meliputi;
Kelurahan Blandongan
- Jl. Raya Pantura – Jl. Ir. H. Juanda Bokwedi dengan genangan tertinggi ± 10 – 20 cm. ( Surut ).
Kelurahan Bakalan
- RT.02 RW.04 dengan genanagan tertinggi ± 10 – 30 cm.
- RT 01 RW 04 dengan genangan tertinggi ± 20-30 cm.
- RT.01 RW.09 dengan Genangan tertinggi 10-30 cm.
- RT2 RW 9 (107 KK/321 Jiwa ) Genangan Tertinggi ±20 – 40 cm.
Jumlah Total 107 KK dan 321 Jiwa.
Dari kejadian banjir ini, dari data yang tim Ramapati dapatkan tercatat tidak ada korban jiwa.
Korban Manusia :
- Meninggal : Nihil
- Luka berat : Nihil
- Luka ringan : Nihil
- Sakit : Nihil
- Kerusakan infrastruktur : Nihil
- Kerusakan lahan sawah produktif masih dalam perhitungan pihak terkait.