Lomba Tumpeng Antar Kelurahan Meriahkan Hari Jadi Ke-339 Kota Pasuruan

Reporter: Faisal Akbar
Editor: Angga Ardiansyah
Ramapati Pasuruan — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo (Bunda Ani) menghadiri dan secara resmi membuka Lomba Menghias Tumpeng dalam rangka perayaan Hari Jadi ke- 339 Kota Pasuruan.
Acara yang berlangsung dengan meriah ini dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dewan juri, serta seluruh perwakilan PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bunda Ani menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dalam mengikuti lomba. Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya dan warisan kuliner khas Indonesia, khususnya tumpeng yang memiliki nilai filosofis tinggi.
“Tumpeng bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Saya berharap melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kreativitas para peserta semakin berkembang,” ujarnya, Kamis (13/02/2025).
Lomba menghias tumpeng ini diikuti oleh seluruh perwakilan kecamatan dan kelurahan di Kota Pasuruan, yang menampilkan kreasi terbaik mereka dalam menyusun dan menghias tumpeng dengan berbagai bentuk dan warna yang menarik.
Dewan juri yang terdiri dari para ahli kuliner dan tokoh masyarakat menilai setiap tumpeng berdasarkan beberapa kriteria, termasuk kreativitas, keindahan penyajian, dan cita rasa.
Selain menjadi ajang kompetisi, acara ini juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antarwarga serta kader PKK di Kota Pasuruan.
Para peserta menunjukkan berbagai inovasi dalam menghias tumpeng, mulai dari penggunaan bahan lokal hingga desain yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.
Di akhir acara, dewan juri mengumumkan pemenang lomba menghias tumpeng yang berhasil menampilkan kreasi terbaik mereka. Para pemenang mendapatkan penghargaan dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas mereka dalam melestarikan budaya kuliner tradisional.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya terus berkembang di Kota Pasuruan, serta semakin mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun kota yang lebih maju dan berbudaya.