Lapas Kelas IIB Pasuruan Ganti Pimpinan, Acara Pisah Sambut Kalapas Berlangsung Haru

Reporter: Angga Ardiansyah
Ramapati Pasuruan — Lembaga Pemasyarakaran (LP) kelas IIB Pasuruan kembali berganti pimpinan. Pergantian pimpinan Lapas (Kalapas) di tandai dengan acara pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Pasuruan, bertempat di Aula Sahardjo, Kamis (13/02/2025).
Acara pisah sambut Kalapas ini dari Kalapas yang lama Ma’ruf Prasetyo Hadianto kepada Kalapas yang baru Tri Wibawa Kristiyana berjalan dengan lancar. Sebagai informasi Ma’ruf Prasetyo menjabat Kalapas kelas IIB Pasuruan sekitar satu tahun lebih dan berpindah tugas ke tempat yang baru di Lapas kelas IIB Tulungagung.

Sementara itu Kalapas yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kalapas di Kabupaten Sampang madura.
Ma’ruf Prasetyo Hadianto dalam pidatonya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama setahun lebih masa kepemimpinannya di Lapas Pasuruan.
“Dua minggu yang lalu turun SK dari Kementerian, dan Alhamdulillah, takdir saya ada di dalamnya. Masa tugas saya di Lapas Pasuruan memang tergolong singkat, baru sekitar setahun empat bulan. Namun, dalam waktu yang relatif singkat ini, saya sangat merasakan kebersamaan dan loyalitas tinggi dari seluruh pegawai. Terima kasih atas dedikasi yang luar biasa. Saya juga mengapresiasi peran media dalam mengawal program-program yang dijalankan di Lapas Pasuruan,” ujar Ma’ruf.
Tidak hanya itu, Ma’ruf juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh jajarannya,
“Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas di sini, saya pernah bersikap tegas, cerewet, atau menegur dengan keras. Itu semua semata-mata demi kebaikan kita bersama,” tuturnya dengan penuh haru.
Setelah sambutan perpisahan dari Ma’ruf, acara dilanjutkan dengan perkenalan Kepala Lapas yang baru, Tri Wibawa Kristiyana. Sebelumnya Tri Wibawa Kristiyana menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Sampang. Dalam pidato perdananya di hadapan jajaran Lapas Pasuruan, ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan serta meningkatkan berbagai program yang telah berjalan di era kepemimpinan Ma’ruf Prasetyo Hadianto.
“Saya mohon izin bergabung dan berharap dapat diterima dengan baik di keluarga besar Lapas Pasuruan. Saya tidak dapat bekerja sendiri, maka saya sangat berharap dukungan serta kerja sama dari seluruh jajaran. Dengan kebersamaan, kita dapat menjalankan berbagai program yang telah dicanangkan oleh Presiden dalam Asta Cita serta 13 Program Akselerasi yang digagas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” kata Tri Wibawa dengan penuh semangat.
Kadiyono Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada Kepala Lapas yang lama atas dedikasinya dalam menjalankan tugas. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Lapas yang baru, yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan.
Dalam kesempatan tersebut, Kadiyono menegaskan pentingnya komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di lembaga pemasyarakatan.
“Sebagai bagian dari sistem peradilan pidana, kita harus senantiasa mengutamakan pelayanan yang humanis kepada warga binaan, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Semoga Kepala Lapas yang baru dapat membawa Lapas Pasuruan ke arah yang lebih baik dan terus berinovasi dalam pelaksanaan tugasnya,” ujarnya.
Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh petugas, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih modern dan efektif. Ia berharap, dengan adanya kepemimpinan baru, Lapas Pasuruan dapat menjadi contoh dalam hal pengelolaan yang baik, peningkatan kualitas hidup warga binaan, dan pemberdayaan sumber daya manusia yang ada.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, Asisten 1 mewakili Wali Kota Pasuruan, jajaran Forkopimda, serta para petugas Lapas Pasuruan dan tamu undangan lainnya.
Acara di tutup dengan pemberian cindera mata kepada Kepala Lapas yang lama, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, bersama dengan istri, Ny. Epa Ma’ruf, sebagai tanda penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat di Lapas Pasuruan.