Berita

Resmikan Festival Seni Hadrah Al-Banjari Tingkat Jatim, Mas Adi: Bagian Budaya Islam yang Perlu Dilestarikan

Reporter: Faisal Akbar
Editor: Angga Ardiansyah

Ramapati Pasuruan – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) secara resmi membuka Festival Seni Hadrah Al Banjari ke-15 tingkat SLTA sederajat se-Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Serbaguna Universitas Wiranegara (Uniwara) Pasuruan, Sabtu (01/02/2025).

Kegiatan ini di gelar dalam rangka Dies Maulidiyah Himpunan Program Studi Pendidikan Agama Islam Ke-20 Universitas PGRI Wiranegara. Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta ini menjadi ajang kompetisi bergengsi bagi para pelajar dalam menampilkan seni hadrah khas Al Banjari.

Wali Kota Pasuruan membuka secara resmi festival seni hadrah al- banjari tingkat SLTA sederajat se- Jatim. (foto: diskominfotik)

Turut hadir dalam acara tersebut Rektor Uniwara, sejumlah pejabat khusus dari pemerintah pusat, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemerhati seni budaya Islam.

Festival ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dalam melestarikan seni budaya Islami sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berprestasi di bidang seni hadrah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam festival ini. Ia menekankan pentingnya seni hadrah sebagai bagian dari kekayaan budaya Islam yang harus terus dilestarikan oleh generasi muda.

“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga merupakan wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun karakter generasi muda yang mencintai seni budaya Islami,” harap Mas Adi.

Lebih lanjut Mas Adi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya yang memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter dan kreativitas pelajar.

Menurutnya, seni hadrah Al Banjari bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana dakwah yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang penuh dengan kedamaian dan keindahan.

Festival ini diikuti oleh berbagai tim hadrah dari berbagai sekolah tingkat SLTA sederajat di Jawa Timur. Setiap tim menampilkan kepiawaian mereka dalam memainkan alat musik rebana serta melantunkan syair-syair Islami yang menggugah hati.

Dewan juri yang dilibatkan terdiri dari para pakar seni hadrah akan menilai berdasarkan kekompakan tim, kreativitas, dan keindahan lantunan shalawat yang dibawakan.

Salah satu peserta festival, mengaku sangat antusias mengikuti kompetisi ini. “Kami telah berlatih selama berbulan-bulan untuk tampil maksimal di ajang ini. Semoga hasilnya memuaskan dan bisa membawa pulang penghargaan untuk sekolah kami,” ujarnya penuh semangat.

Rektor Uniwara juga memberikan sambutan dan menyampaikan rasa bangganya karena kampus yang ia pimpin menjadi tuan rumah dari ajang seni Islami yang bergengsi ini. Ia berharap festival ini dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus melahirkan bakat-bakat muda yang dapat membawa nama baik daerahnya di kancah nasional.

Acara peresmian ini diakhiri dengan ucapan pembukaan oleh Walikota Pasuruan, sebagai tanda dibukanya Festival Seni Hadrah Al Banjari ke-15. Suasana semakin meriah dengan penampilan hadrah dari grup unggulan yang menjadi inspirasi bagi para peserta.

Dengan adanya festival ini, diharapkan seni hadrah Al Banjari semakin berkembang dan tetap lestari di tengah pesatnya perkembangan zaman. Generasi muda diharapkan terus mencintai seni budaya Islam dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan mereka. Pemerintah Kota Pasuruan pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang memperkuat budaya Islami serta meningkatkan kreativitas generasi muda.

Back to top button